
Persib Isyaratkan Debut Layvin Kurzawa Semakin Dekat
Persib Bandung Terus Memberi Sinyal Bahwa Penampilan Perdana Pada Pemain Baru Layvin Kurzawa Bersama Tim Semakin Dekat. Bek kiri asal Prancis ini terlihat mulai ikut dalam sesi latihan dan diproyeksikan bakal mencatatkan debutnya dalam beberapa laga penting yang akan di jalani Persib dalam waktu dekat.
Kurzawa menjadi salah satu rekrutan yang cukup menyita perhatian sejak resmi bergabung dengan Maung Bandung pada bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kehadirannya di nilai dapat memberi warna baru bagi lini pertahanan Persib berkat pengalaman internasional yang matang di level klub Eropa.
Sejak tiba di Bandung, Kurzawa terlihat aktif menjalani sesi latihan bersama rekan-rekannya. Meski begitu, debutnya belum terjadi saat Persib menghadapi Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 6 Februari 2026. Pemain berusia 33 tahun itu memang termasuk dalam daftar susunan pemain. Tetapi belum mendapat kesempatan tampil saat Persib menang 2–0 dalam laga tersebut.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, juga sejauh ini bersikap hati-hati terkait waktu debut Kurzawa. Menurut Hodak, meskipun kondisi fisik pemain tersebut sudah membaik, keterlibatan dalam pertandingan penuh tetap perlu di lakukan secara bertahap supaya tidak memicu cedera.
Kurzawa sendiri sudah mengikuti latihan bersama Persib sejak akhir Januari 2026. Namun pada beberapa laga awal, pelatih memilih memprioritaskan pemulihan dan proses adaptasi pemain itu dengan sistem permainan tim. Langkah ini di anggap penting untuk memastikan Kurzawa siap secara fisik dan mental saat di beri kesempatan bermain.
Peluang Debut di Ajang Asia
Salah satu momen yang di prediksi menjadi ajang debut Kurzawa bersama maung bandung adalah pada pertandingan leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026. Persib di jadwalkan bertemu wakil Thailand, Ratchaburi FC, di Stadion Na Muang, Thailand, pada Rabu, 11 Februari 2026.
Pada ajang ini, Kurzawa di bawa dalam rombongan tim menuju Thailand bersama rekrutan anyar lain seperti Dion Markx dan Sergio Castel. Kehadiran ketiganya meningkatkan opsi pelatih di lini pertahanan dan serangan Persib. Walaupun keputusan akhir untuk menurunkan Kurzawa tetap berada di tangan pelatih.
Menurut laporan media, pelatih Hodak membuka peluang bagi Kurzawa untuk tampil jika sudah benar-benar siap secara fisik. Ini berarti jika semua aspek kebugaran tercapai dan tidak ada risiko cedera, debut Kurzawa bisa terjadi pada laga lawan Ratchaburi.
Ambisi dan Target Kurzawa Di Persib
Kurzawa sendiri menyatakan kesiapan mental dan ambisi besar menjelang kesempatan debutnya bersama Persib. Bek kiri ini tidak hanya ingin tampil, tetapi juga ingin memberikan kontribusi terbaik bagi klub barunya. Salah satu tujuan utama adalah meraih kemenangan bagi Persib serta menjaga pertahanan tetap solid tanpa kebobolan. Terutama dalam laga penting seperti AFC Champions League Two.
Pemain asal Prancis ini pernah memperkuat klub besar seperti Paris Saint-Germain (PSG) dan membawa puluhan trofi selama kariernya di sepak bola Eropa. Pengalamannya tersebut di harapkan dapat memberi dampak positif bagi Persib, baik di ajang domestik maupun kompetisi tingkat Asia.
Antusiasme Bobotoh dan Lingkungan Klub
Kabar peluang debut Kurzawa di sambut antusias oleh suporter Persib yang di kenal sebagai Bobotoh. Kehadiran pemain sekelas Kurzawa di sebut menambah kekuatan tim, terutama dalam menghadapi laga berat yang menentukan musim ini. Di tambah lagi, sepak terjangnya di Eropa membuat banyak suporter berharap ia bisa memberikan stabilitas di sektor pertahanan Persib. Serta membantu tim meraih target tinggi musim ini.
Manajemen klub sendiri tampak berhati-hati dalam memutuskan waktu debut. Namun tetap positif bahwa pemain anyar ini bisa segera meramaikan skuad ketika situasi sudah tepat.
Persib Bandung terus memberi isyarat bahwa debut Layvin Kurzawa semakin dekat. Khususnya dalam pertandingan penting seperti babak 16 besar AFC Champions League Two melawan Ratchaburi pada 11 Februari 2026. Progres latihan, kesiapan fisik, dan keputusan pelatih menjadi faktor utama yang menentukan waktu debut bek kiri asal Prancis itu.