Sektor Putri

Sektor Putri JPE Bangkit Kembali Pada Ajang Proliga 2026

Sektor Putri Kembali Menyuguhkan Drama Dan Persaingan Ketat Pada Jumat Malam (23/1/2026) Di GOR Sabilulungan Jalak Harupat, Bandung. Salah satu pertandingan yang paling dinanti adalah duel antara Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menghadapi rival sekota, Jakarta Popsivo Polwan. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Pertamina Enduro yang tengah berusaha bangkit dari tren hasil kurang konsisten di awal musim.

Pertarungan Sektor Putri itu sendiri berlangsung kompetitif dan intens, memperlihatkan bagaimana dua tim ibu kota saling adu strategi serta agresivitas sejak kick-off. Dengan materi pemain yang kuat di kedua sisi, terutama di sektor serangan. Suporter di Bandung dapat menyaksikan adu taktik yang menarik hingga set terakhir.

Dominasi Pertamina Enduro di Tengah Tekanan Lawan

Dalam laga Sektor Putri tersebut, Jakarta Pertamina Enduro keluar sebagai tim dominan. Meskipun tekanan awal datang dari Popsivo Polwan yang sempat mengimbangi jalannya pertandingan. JPE akhirnya mampu memetik kemenangan telak 3–0 (25–23, 25–18, 25–22), memperlihatkan konsistensi dan efisiensi statistik permainan. Kemenangan straight set ini menandai momentum positif bagi Pertamina Enduro di tengah jadwal padat Proliga 2026.

Kunci Keberhasilan Sektor Putri JPE

Kunci Keberhasilan Sektor Putri JPE itu tidak terlepas dari performa bintang mereka, Megawati Hangestri Pertiwi. Yang kali ini menjadi pencetak poin terbanyak dalam pertandingan. Megawati menyumbang total 20 poin, berasal dari spike, block, hingga service ace. Mempertegas perannya sebagai tulang punggung serangan bagi timnya. Statistik ini menunjukkan kontribusi besar Megawati dalam menentukan ritme permainan, terutama di fase fase krusial.

Bagaimana Agresivitas Megawati dan Rekan Di redupkan Lawan?

Meski akhirnya menang, jalannya pertandingan juga memperlihatkan bagaimana agresivitas JPE di hadang dengan taktik rapat oleh Popsivo Polwan. Pada set pertama, khususnya di poin-poin awal, Popsivo mampu menahan laju serangan lewat blok dan pertahanan yang disiplin, membuat Pertamina tidak leluasa sepenuhnya menerapkan variasi serangan. Situasi ini sempat memaksa tim asuhan Darko Dobreskov melakukan penyesuaian strategi untuk meredam dinamika permainan JPE.

Namun, momentum itu sedikit banyak tetap di manfaatkan oleh Jakarta Pertamina Enduro untuk bangkit—terlebih setelah technical time-out. Kedalaman skuad, di dukung oleh pemain asing seperti Yana Shcherban dan Wilma Salas, menjadikan variasi serangan JPE semakin sulit di bendung lawan di set kedua dan ketiga. Hal inilah yang menjadi faktor penting mengapa agresivitas Megawati dkk akhirnya berhasil di reduksi hingga memunculkan jarak poin yang stabil di akhir tiap set.

Pengaruh Kemenangan Terhadap Klasemen Sementara

Kemenangan tiga set langsung ini menjadi dorongan moral signifikan bagi Jakarta Pertamina Enduro di klasemen sementara Proliga 2026 Putri. Tambahan tiga angka membuat mereka naik ke posisi atas klasemen, menyamai koleksi poin dengan tim-tim kuat lain seperti Gresik Petrokimia dan Bandung BJB Tandamata. Sementara itu, Jakarta Popsivo Polwan harus melakukan evaluasi untuk memperbaiki konsistensi hasil setelah laga penting ini gagal dimenangkan.

Posisi JPE yang kini berada di papan atas klasemen menunjukkan bagaimana tim ini. Meskipun sempat terseok dalam beberapa pertandingan sebelumnya, mulai menemukan ritme permainan yang baik. Hal ini tentu menjadi sinyal bahwa Pertamina Enduro berpeluang besar bersaing hingga fase akhir turnamen jika performa seperti ini terus di pertahankan dalam laga-laga berikutnya.

Kesimpulan: Bintang Lokal Beraksi, Tantangan Belum Usai

Pertandingan Jumat malam lalu menarik karena memperlihatkan kolaborasi antara agresivitas individu (seperti yang di tunjukkan Megawati) dan kekompakan tim dalam memenangkan laga penting. Meskipun agresivitas Megawati dan rekan sempat di redam di awal pertandingan, strategi tim dan kedalaman skuad membuat Jakarta Pertamina Enduro bisa kembali menguasai jalannya laga hingga akhir.

Babak putaran pertama Proliga 2026 masih menyisakan banyak laga menarik ke depan. Dan performa tim–tim besar seperti JPE tentu layak disimak karena potensi mereka untuk terus bersaing di papan atas semakin kuat.