
Dukung Negara Israel, Finalis Miss Indonesia 2025 Didiskualifikasi!
Dukung Israel, Kandidat Finalis Miss Indonesia 2025 Merince Kogoya Yang Mewakili Papua Pegunungan Di Diskualifikasi Yuk Kita Bahas. Ajang kecantikan bergengsi Miss Indonesia 2025 di warnai kontroversi besar setelah salah satu finalis, Merince Kogoya yang mewakili Papua Pegunungan, resmi di diskualifikasi oleh pihak penyelenggara. Keputusan ini di ambil setelah beredarnya video lama Merince yang menampilkan dirinya tengah mengibarkan bendera Israel dan menyuarakan doa dukungan untuk negara tersebut. Video tersebut pertama kali di unggah pada tahun 2023, namun kembali viral saat nama Merince di umumkan sebagai salah satu finalis.
Pihak penyelenggara Miss Indonesia menyatakan bahwa mereka mengambil langkah tegas untuk menjaga integritas ajang ini serta menghormati nilai-nilai kebangsaan dan sensitivitas publik. Indonesia di kenal sebagai salah satu negara yang secara konsisten menunjukkan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina, dan segala bentuk dukungan terhadap Israel, baik secara langsung maupun tidak langsung, kerap memicu reaksi keras di masyarakat Dukung.
Merince sendiri telah memberikan klarifikasi di media sosial. Dalam videonya, ia menyampaikan bahwa dukungannya kepada Israel bukan bersifat politis, melainkan merupakan bagian dari keyakinan pribadinya sebagai umat Kristiani. Ia menyatakan bahwa yang ia lakukan adalah bentuk doa dan spiritualitas, bukan pernyataan dukungan terhadap tindakan politik Israel.
Meski demikian, gelombang kritik dari publik tidak dapat di bendung. Banyak warganet menilai tindakan Merince tidak sensitif terhadap penderitaan rakyat Palestina, terlebih karena unggahan itu kini muncul kembali di tengah panasnya konflik di Timur Tengah. Tanda pagar seperti #DiskualifikasiMerince dan #FreePalestine sempat menjadi trending topic di media sosial sebagai bentuk penolakan terhadap keterlibatannya dalam ajang nasional tersebut. Panitia Miss Indonesia pun akhirnya mencoret nama Merince dari daftar finalis dan mengumumkan Karmen Anastasya sebagai pengganti perwakilan dari Papua Pegunungan Dukung.
Banyak Pengguna Media Sosial Menilai Bahwa Sikap Merince Tidak Dapat Dibenarkan
Di skualifikasi Merince Kogoya dari ajang Miss Indonesia 2025 akibat video lamanya yang menunjukkan dukungan terhadap Israel langsung memantik gelombang reaksi di dunia maya. Warganet Indonesia, yang mayoritas mendukung perjuangan Palestina, menunjukkan respons yang sangat keras terhadap aksi Merince, terutama karena video tersebut di anggap tidak peka terhadap konteks geopolitik dan sentimen publik di Tanah Air.
Banyak Pengguna Media Sosial Menilai Bahwa Sikap Merince Tidak Dapat Dibenarkan, terlepas dari latar belakang agama atau keyakinan pribadinya. Mereka menilai bahwa sebagai figur publik yang tampil di panggung nasional, Merince seharusnya memiliki kesadaran terhadap sensitivitas isu internasional, terlebih yang berkaitan dengan konflik kemanusiaan. Frasa seperti “Tidak Layak Jadi Wakil Indonesia”, “Jangan Bawa Agama untuk Legalkan Zionisme”, hingga “Rakyat Palestina Penderitaannya Nyata” ramai di suarakan di Twitter, TikTok, dan Instagram.
Namun di sisi lain, sebagian kecil warganet justru membela Merince. Mereka menyebut bahwa video tersebut merupakan ekspresi iman yang seharusnya di hormati dalam semangat keberagaman Indonesia. Kelompok ini menyoroti pentingnya memisahkan urusan spiritual dan politik, serta memperingatkan agar jangan sampai publik menghukum seseorang hanya karena keyakinannya.
Meskipun demikian, kubu pembela Merince ini jauh lebih kecil dan seringkali mendapatkan serangan balik dari mayoritas pengguna lain. Beberapa akun bahkan menyatakan kekhawatiran bahwa jika pembelaan terhadap Merince di lanjutkan, bisa memicu perpecahan antarumat beragama.
Yang menarik, sebagian warganet juga tidak serta-merta menyalahkan Merince, melainkan lebih menyoroti kelalaian panitia Miss Indonesia. Mereka mempertanyakan bagaimana video kontroversial tersebut tidak terdeteksi dalam proses seleksi yang seharusnya sangat ketat. “Harusnya tim seleksi lebih teliti, jejak digital itu gampang di cari,” tulis seorang pengguna X.
Setelah Video Lamanya Men Dukung Dan Mengibarkan Bendera Israel Dan Menyuarakan Doa Untuk Negeri Tersebut Kembali Viral
Setelah Video Lamanya Men Dukung Dan Mengibarkan Bendera Israel Dan Menyuarakan Doa Untuk Negeri Tersebut Kembali Viral, finalis Miss Indonesia 2025 asal Papua Pegunungan, Merince Kogoya, langsung menjadi sorotan publik. Tak butuh waktu lama, pihak panitia mendiskualifikasinya dari ajang tersebut. Menanggapi situasi ini, Merince akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi lewat unggahan video dan pernyataan resmi di media sosial.
Dalam klarifikasinya, Merince menegaskan bahwa video yang ramai di perbincangkan tersebut bukan merupakan bentuk dukungan terhadap tindakan politik Israel ataupun Zionisme. Ia menyebut bahwa tindakannya adalah bagian dari keyakinan pribadinya sebagai seorang Kristiani yang memang memiliki relasi spiritual dengan Yerusalem sebagai tanah suci. “Saya menyampaikan doa, bukan dukungan politik. Itu ekspresi iman saya sebagai umat yang percaya kepada Tuhan,” ujar Merince dalam videonya.
Ia juga mengungkapkan bahwa video tersebut di buat pada tahun 2023, jauh sebelum dirinya mengikuti seleksi Miss Indonesia. Merince mengaku tidak menyangka bahwa konten yang menurutnya bermuatan spiritual itu bisa berujung kontroversial. Ia merasa kecewa karena maksudnya di salahpahami oleh banyak pihak. “Saya tidak pernah berniat melukai siapa pun, apalagi rakyat Palestina. Saya berdoa untuk perdamaian,” tambahnya.
Merince pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, terutama kepada mereka yang merasa tersinggung atau tersakiti oleh video tersebut. Ia mengakui bahwa sebagai calon wakil publik, seharusnya ia bisa lebih bijak dalam menyampaikan pandangan di ruang digital. Ia juga meminta maaf kepada tim Miss Indonesia dan masyarakat Papua Pegunungan atas kekecewaan yang di timbulkan. “Saya belajar banyak dari pengalaman ini. Terima kasih kepada yang tetap mendukung dan mendoakan saya,” ucapnya menutup klarifikasi.
Langkah-Langkah Tegas Langsung Di Ambil Untuk Menjaga Kredibilitas Dan Citra Ajang Nasional Tersebut
Kontroversi yang menimpa Merince Kogoya, finalis Miss Indonesia 2025 asal Papua Pegunungan, tak hanya menjadi sorotan publik. Tetapi juga memaksa panitia pelaksana bertindak cepat. Usai viralnya video lama yang menampilkan Merince mengibarkan bendera Israel dan menyuarakan dukungan terhadap negara tersebut. Langkah-Langkah Tegas Langsung Di Ambil Untuk Menjaga Kredibilitas Dan Citra Ajang Nasional Tersebut.
Menurut informasi yang di himpun dari berbagai sumber, video tersebut awalnya beredar di media sosial pada tahun 2023. Namun kembali mencuat setelah Merince di umumkan sebagai salah satu dari 40 finalis resmi Miss Indonesia 2025. Dalam hitungan jam, potongan video itu menyebar luas di platform seperti TikTok dan X (Twitter). Di sertai kecaman dari warganet yang menilai tindakan Merince tidak mencerminkan semangat kebangsaan dan solidaritas terhadap perjuangan Palestina.
Panitia Miss Indonesia di kabarkan langsung menggelar evaluasi internal. Proses klarifikasi dengan Merince pun di lakukan secara tertutup di lokasi karantina para finalis. Berdasarkan hasil penilaian, panitia menyatakan bahwa tindakan Merince telah melanggar nilai-nilai dasar yang harus dijunjung tinggi oleh para peserta. Termasuk wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, serta sensitivitas terhadap isu-isu global.
Tidak berselang lama, nama Merince di coret dari daftar finalis. Ia di pulangkan dari lokasi karantina antara tanggal 26–30 Juni 2025. Posisi perwakilan Papua Pegunungan kemudian di gantikan oleh Karmen Anastasya, yang secara resmi di umumkan sebagai finalis baru menggantikan Merince. Menariknya, saat jumpa pers resmi yang di gelar oleh pihak Miss Indonesia pada 30 Juni 2025. Tidak ada satu pun pernyataan eksplisit yang menyebut nama Merince ataupun menyebut secara langsung alasan pencoretan tersebut Dukung.