Di María

Di María Ungkap Kelebihan Cristiano Ronaldo Di Banding Messi

Di María Ungkap Tentang Siapa Pemain Terbaik Dalam Sejarah Sepak Bola Modern Antara Cristiano Ronaldo Dan Lionel Messi. Dua fenomena sepak bola ini telah mendominasi era mereka masing‑masing, mencetak rekor demi rekor, dan menjadi sumber perbandingan tak berujung bagi penggemar, pelatih, dan legenda dunia sepak bola. Baru‑baru ini, legenda Argentina Ángel Di María memberikan pandangannya yang cukup jujur. Ronaldo unggul dalam satu aspek penting dibanding Messi yaitu profesionalisme dan etos kerja.

Di María pernah bermain bersama Ronaldo di Real Madrid antara 2010 hingga 2014, periode ketika CR7 mulai menegaskan dirinya sebagai salah satu pemain paling dominan di Eropa. Pengalaman bertahun‑tahun bersama Cristiano membuatnya melihat sisi lain dari sang bintang Portugal. Dalam wawancara, Di María menekankan bahwa semua hal yang di jalani Ronaldo di sepak bola di dasarkan pada kerja keras, disiplin. Dan tekad untuk menjadi yang terbaik. Hal inilah yang menurutnya menjadi keunggulan besar Ronaldo di banding Messi.

Profesionalisme Ronaldo: Kunci Keunggulan Menurut Di María

Menurut Di María, aspek profesionalisme adalah hal yang membuat Ronaldo berbeda dari pemain lain. Di María mengatakan bahwa Ronaldo selalu menjaga dirinya dengan keras: pola latihan disiplin, pemulihan yang ketat, dan fokus penuh pada peningkatan performa, tidak hanya secara fisik tetapi juga mental. Bagi Di María, ini adalah pilar utama yang membuat Ronaldo tetap di puncak selama lebih dari satu dekade.

“Dalam hal profesionalisme, Cris adalah nomor satu, jauh di atas yang lain,” kata Di María menggarisbawahi betapa Ronaldo selalu memberi contoh pada rekan‑rekan setimnya. Meski berada di era yang sama dengan Messi, yang kerap di pandang sebagai rival terbesar. Ronaldo terus mempertahankan standar latihan dan performa yang tinggi.

Di María bahkan menjelaskan bahwa Ronaldo hidup untuk sepak bola lebih dari sekadar passion—baginya, sepak bola adalah gaya hidup. Ronaldo menjaga pola makan, tidur, latihan di luar jadwal tim, serta pemulihan profesional yang hampir tanpa kompromi. Kombinasi kebiasaan ini membuat Cristiano tetap menjadi ancaman gol, bahkan di usia yang lebih tua.

Messi: Keunggulan Bakat dan Intuisi

Namun demikian, Di María juga memberikan pujian besar kepada Lionel Messi. Ia menggambarkan Messi sebagai pemain yang memiliki “hadiah dari Tuhan” untuk menjadi yang terbaik di lapangan. Di María menjelaskan bahwa Messi tidak perlu bekerja semata‑mata melalui jam latihan ekstra atau kedisiplinan rutin yang super ketat seperti Ronaldo. Sebaliknya, ia memiliki talenta alami yang luar biasa—kemampuan teknis, kreativitas, dan insting permainan yang sejati.

Dengan kata lain, menurut Di María, keunggulan Messi bukan terletak pada etos kerja semata. Melainkan pada bakat yang tampak sejak dini dan tetap konsisten sepanjang kariernya. Messi sering di tampilkan seperti pemain yang “tenang” di ruang ganti dan hanya menunjukkan kehebatannya di lapangan. Hampir seperti sebuah hadiah alam yang tidak perlu di bentuk secara intensif melalui kerja keras seperti Ronaldo.

Pertarungan Elit Dua Generasi

Pengakuan Di María terjadi ketika Messi dan Ronaldo masih aktif bermain. Messi bersama Inter Miami di Major League Soccer (MLS) dan Ronaldo dengan Al‑Nassr di Liga Pro Saudi. Meskipun keduanya berada pada fase akhir karier mereka. Debat tentang siapa yang lebih unggul tetap hidup di antara penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Dalam dunia sepak bola modern, kedua pemain ini telah menetapkan tolok ukur yang belum pernah terlihat sebelumnya. Mereka bukan hanya pencetak gol dan pembuat assists; mereka juga simbol profesionalisme (dalam kasus Ronaldo) dan kejeniusan alamiah (dalam kasus Messi). Pernyataan Di María menegaskan hal ini— bahwa satu tidak sepenuhnya lebih unggul dari yang lain secara mutlak, melainkan unggul di aspek tertentu yang berbeda.