
De Bruyne Hengkang Dari City Meninggalkan Banyak Prestasi
De Bruyne Hengkang Bersama Manchester City Setelah 10 Tahun Bermain Dan Berkontribusi Untuk Klub Inggris Ini Dan Menorehkan Banyak Gelar. Dia Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia Dalam Sepak Bola Modern Yang Memiliki Permainan Memukau. Lahir di Drongen, Belgia, pada 28 Juni 1991, De Bruyne di kenal sebagai pemain yang memiliki visi luar biasa, akurasi umpan yang mematikan, serta kemampuan mencetak gol dari lini tengah. Kehebatannya dalam membaca permainan membuatnya menjadi jantung dari setiap tim yang ia bela.
Karier profesional De Bruyne di mulai di Genk, klub Belgia yang menjadi batu loncatan menuju panggung Eropa. Setelah sempat berpetualang bersama Chelsea dan Werder Bremen, namanya mulai bersinar saat memperkuat VfL Wolfsburg di Bundesliga. Performa impresifnya menarik perhatian Manchester City, yang memboyongnya pada tahun 2015 dengan nilai transfer fantastis.
Kemudian bersama City di bawah asuhan Pep Guardiola, De Bruyne menjelma menjadi gelandang komplet. Ia menjadi otak serangan tim, mengatur tempo permainan, dan sering menciptakan peluang emas bagi rekan setimnya. Kini De Bruyne Hengkang dan telah membantu klub meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk beberapa gelar Premier League, Piala Liga, dan Piala FA. Kecerdasannya dalam bermain bola membuat banyak pemain dan pelatih menilainya sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang masa.
Di tim nasional Belgia, De Bruyne adalah figur kunci dalam generasi emas sepak bola Belgia bersama Eden Hazard, Romelu Lukaku, dan Thibaut Courtois. Ia berperan penting dalam membawa Belgia mencapai semifinal Piala Dunia 2018 dan mempertahankan posisinya di peringkat teratas FIFA selama beberapa tahun.
Selain kemampuan teknis, De Bruyne juga di kenal sebagai sosok yang rendah hati dan profesional. Ia jarang tersandung kontroversi dan lebih memilih membiarkan kualitas permainannya berbicara di atas lapangan. Ia akan tetap di Kenang Oleh para penggemar karena kontribusinya yang besar hingga sekarang walaupun kini De Bruyne Hengkang.
Perjalanan Karir Bruyne
Berikut adalah Perjalanan Karir Kevin De Bruyne di level klub secara ringkas dan kronologis:
- K.R.C. Genk (2008–2012)
De Bruyne memulai karier profesionalnya di Genk, Belgia. Di sinilah ia menunjukkan potensi besarnya sebagai gelandang muda berbakat. Ia membantu Genk menjuarai Liga Belgia (2010–2011).
- Chelsea FC (2012–2014)
Pada Januari 2012, De Bruyne di rekrut oleh Chelsea. Namun, ia kesulitan mendapatkan waktu bermain reguler karena persaingan ketat di skuad.
- Werder Bremen (Pinjaman – 2012–2013)
Untuk mendapat menit bermain, De Bruyne dipinjamkan ke Werder Bremen. Di Bundesliga, ia tampil impresif dengan mencetak 10 gol dan beberapa assist, membuktikan kualitasnya sebagai playmaker.
- VfL Wolfsburg (2014–2015)
Chelsea menjualnya ke Wolfsburg pada awal 2014. Di klub ini, De Bruyne bersinar terang. Ia mencatat 21 assist di musim Bundesliga 2014–15 dan di nobatkan sebagai Pemain Terbaik Bundesliga. Ia juga membantu Wolfsburg menjuarai DFB-Pokal (Piala Jerman) dan DFL-Supercup.
- Manchester City (2015–sekarang)
Pada Agustus 2015, De Bruyne pindah ke Manchester City dengan nilai transfer sekitar £55 juta, menjadikannya salah satu pembelian termahal kala itu.
Bersama City, ia menjelma menjadi gelandang kelas dunia dan menjadi pemain kunci di era Pep Guardiola. Hingga 2025, ia telah membantu City meraih banyak trofi, termasuk:
- 6x Premier League
- 2x FA Cup
- 5x Carabao Cup (Piala Liga Inggris)
- 1x Liga Champions UEFA (2022–23)
- 1x UEFA Super Cup dan FIFA Club World Cup
De Bruyne juga masuk Team of the Year Premier League berkali-kali dan telah mencatatkan ratusan assist. Menjadikannya salah satu pengumpan terbaik dalam sejarah Liga Inggris.
De Bruyne Telah Mengumumkan Bahwa Ia Akan Hengkang Dari Manchester City
Kevin De Bruyne Telah Mengumumkan Bahwa Ia Akan Hengkang Dari Manchester City pada akhir musim 2024/2025, menandai berakhirnya satu dekade penuh prestasi bersama klub tersebut. Dalam pertandingan terakhirnya di Etihad Stadium melawan Bournemouth, De Bruyne menerima penghormatan emosional dari rekan setim, staf pelatih, dan para penggemar. Acara perpisahan tersebut mencakup guard of honour, tifo bertuliskan “King Kev”, dan video tribut yang menyoroti kontribusinya selama ini.
Selama 10 tahun di City, De Bruyne mencatatkan 421 penampilan, mencetak 108 gol, dan memberikan 177 assist. Ia berperan penting dalam meraih enam gelar Premier League, dua FA Cup, lima Piala Liga, serta gelar Liga Champions, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub. Sebagai bentuk penghormatan, klub mengumumkan akan membangun patung dirinya di sekitar Etihad Stadium dan menamai salah satu jalan di akademi dengan namanya.
Mengenai masa depannya, De Bruyne belum mengumumkan klub berikutnya. Namun, beberapa klub MLS seperti Chicago Fire, Inter Miami, dan DC United menunjukkan minat untuk merekrutnya. Selain itu, klub-klub dari Arab Saudi dan Eropa, termasuk Napoli, juga dikabarkan tertarik.
De Bruyne diperkirakan tidak akan berpartisipasi dalam Piala Dunia Antarklub mendatang karena khawatir akan risiko cedera menjelang berakhirnya kontraknya.
Kepergian De Bruyne menandai akhir dari era keemasan di Manchester City, di mana ia dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik dalam sejarah Premier League. Kontribusinya yang luar biasa akan selalu dikenang oleh para penggemar dan dunia sepak bola.
Gaya Bermain Bruyne
Kevin De Bruyne dikenal sebagai salah satu gelandang paling komplet di dunia. Gaya bermainnya menggabungkan teknik tinggi, visi luar biasa, kecerdasan taktis, dan etos kerja yang mengagumkan. Berikut adalah karakteristik utama Gaya Bermain Bruyne:
- Playmaker Kreatif
De Bruyne berperan sebagai gelandang serang (attacking midfielder) atau gelandang tengah (central midfielder) yang sangat kreatif. Ia mampu membaca permainan dengan cepat dan juga menciptakan peluang dari situasi sempit. Umpan terobosannya sering membelah pertahanan lawan.
- Umpan Akurat dan Variatif
Kemampuan passing-nya luar biasa, baik dalam umpan pendek, umpan panjang, maupun crossing. Ia juga terkenal dengan “through ball” dan crossing dari area half-space yang akurat ke arah striker. Tak jarang, assist-nya datang dari posisi yang tidak terduga.
- Tembakan Kuat dan Presisi
De Bruyne memiliki tendangan kaki kanan yang sangat kuat dan akurat. Ia sering mencetak gol dari luar kotak penalti, terutama lewat tembakan first-time atau saat bola rebound. Ia juga menjadi andalan untuk bola mati, baik tendangan bebas maupun tendangan sudut.
- Mobilitas Tinggi dan Cerdas Tanpa Bola
Ia bukan gelandang yang hanya statis menunggu bola. De Bruyne sangat aktif mencari ruang, melakukan pergerakan tanpa bola, dan kadang masuk ke kotak penalti untuk memberi opsi serangan tambahan.
- Taktikal dan Disiplin
Di bawah Pep Guardiola, De Bruyne belajar lebih taktis dan disiplin dalam bertahan. Ia kini juga sering turun membantu lini belakang dan menjaga keseimbangan tim. Hal ini menunjukkan ia bukan hanya pemain menyerang, tapi juga pekerja keras.
- Kepemimpinan di Lapangan
Meski bukan kapten utama, De Bruyne adalah pemimpin dalam permainan. Ia memberi contoh melalui performa dan komunikasi, serta sering menjadi penentu dalam pertandingan penting.
Secara keseluruhan, Kevin De Bruyne adalah kombinasi langka dari visi, teknik, fisik, dan mental juara, yang menjadikannya salah satu gelandang terbaik dalam sejarah sepak bola modern De Bruyne Hengkang.