
PT Baramulti Suksessarana Bergerak Di Pertambangan Batubara
PT Baramulti Suksessarana Adalah Perusahaan Pertambangan Batubara Yang Berbasis Di Indonesia, Di Dirikan Pada Tahun 1990. Perusahaan ini memiliki konsesi pertambangan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Dengan total sumber daya terukur sebesar 147 juta ton dan cadangan terbukti sebesar 62,6 juta ton. Produk batubara BSSR di kenal memiliki kadar sulfur rendah dengan kalori menengah hingga rendah. Yang di ekspor ke berbagai negara seperti Tiongkok, India, dan Taiwan.
Pada 26 Februari 2025, harga saham BSSR tercatat sebesar IDR 4.190, mengalami penurunan sebesar 1% dibandingkan penutupan sebelumnya. PT Baramulti Suksessarana memiliki kapitalisasi pasar sekitar IDR 10,94 triliun, dengan rasio harga terhadap laba (P/E Ratio) sebesar 23 kali. Volume perdagangan saham harian mencapai 4.721 lembar, dengan nilai transaksi sebesar IDR 2 miliar.
BSSR di kenal sebagai perusahaan yang rutin membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Pada tahun buku 2023, perusahaan membagikan dividen interim sebesar IDR 349,93 per saham pada 26 September 2023, dengan yield mencapai 28,52%. Sebelumnya, pada 16 Juni 2023, BSSR juga membagikan dividen final sebesar IDR 341,40 per saham, dengan yield sebesar 42,43%.
Secara operasional, BSSR terus berupaya meningkatkan efisiensi dan ekspansi pasar. Selain memenuhi kebutuhan domestik, PT Baramulti Suksessarana juga menargetkan peningkatan ekspor ke negara-negara ASEAN lainnya. Dengan sumber daya yang melimpah dan strategi bisnis yang solid. BSSR berkomitmen untuk terus memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan berkontribusi positif terhadap perekonomian Indonesia.
Bagi investor yang tertarik dengan sektor pertambangan batubara, saham BSSR menawarkan prospek yang menarik. Terutama dengan kebijakan dividen yang konsisten dan kinerja operasional yang solid. Namun, seperti investasi lainnya, penting untuk melakukan analisis mendalam dan mempertimbangkan risiko yang ada sebelum mengambil keputusan investasi.
Kinerja Keuangan BSSR
PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) adalah perusahaan pertambangan batubara yang beroperasi di Indonesia. Pada 26 Februari 2025, harga saham BSSR ditutup pada Rp4.190 per lembar. Mengalami penurunan sebesar 1% di bandingkan penutupan sebelumnya. Kapitalisasi pasar perusahaan mencapai sekitar Rp10,94 triliun, dengan rasio harga terhadap laba (P/E Ratio) sebesar 23 kali. Volume perdagangan harian tercatat sebanyak 4.721 lembar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp2 miliar.
Kinerja Keuangan BSSR pada semester pertama tahun 2024 menunjukkan penurunan. Pendapatan perusahaan mencapai US$482,5 juta, turun 18,72% di bandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar US$593,65 juta. Laba bersih juga mengalami penurunan sebesar 24,45%. Dari US$106,36 juta pada semester pertama 2023 menjadi US$80,35 juta pada semester pertama 2024. Penurunan ini sebagian besar di sebabkan oleh turunnya harga batubara global dan perubahan komposisi produk yang dijual perusahaan.
Meskipun demikian, BSSR tetap konsisten dalam membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Pada 30 Desember 2024, perusahaan mengumumkan pembagian dividen interim sebesar US$25 juta, setara dengan Rp154,39 per saham. Ini merupakan dividen interim kedua yang di bagikan dari laba bersih tahun 2024, setelah sebelumnya pada November 2024 perusahaan membagikan dividen interim sebesar US$30 juta. Total dividen interim yang di bagikan dari laba bersih 2024 mencapai US$55 juta atau Rp333,19 per saham.
Secara operasional, BSSR menargetkan produksi batubara sebesar 18 juta ton sepanjang tahun 2024, lebih rendah di bandingkan realisasi produksi tahun 2023 yang mencapai 21,57 juta ton. Penurunan target ini sejalan dengan proyeksi penurunan kinerja keuangan akibat fluktuasi harga batubara global. Untuk mendukung target produksi tersebut, perusahaan mengalokasikan belanja modal sebesar US$81 juta yang seluruhnya berasal dari kas internal. Dengan fokus pada pengembangan infrastruktur dan akuisisi lahan.
Bagi investor yang tertarik dengan sektor pertambangan batubara, saham BSSR menawarkan prospek yang menarik. Terutama dengan kebijakan dividen yang konsisten.
Faktor Utama Yang Memengaruhi Pergerakan Saham PT Baramulti Suksessarana
Harga saham PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) di pengaruhi oleh berbagai faktor yang dapat memengaruhi kinerja dan persepsi investor terhadap perusahaan. Berikut adalah beberapa Faktor Utama Yang Memengaruhi Pergerakan Saham PT Baramulti Suksessarana:
- Harga Batubara Global
Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batubara, fluktuasi harga batubara dunia memiliki dampak signifikan terhadap pendapatan dan laba BSSR. Kenaikan harga batubara cenderung meningkatkan pendapatan perusahaan, sementara penurunan harga dapat mengurangi profitabilitas. Studi menunjukkan bahwa perubahan harga batubara dunia berpengaruh positif dan signifikan terhadap pergerakan harga saham BSSR dalam jangka pendek.
- Kinerja Keuangan Perusahaan
Indikator keuangan seperti pendapatan, laba bersih, Return on Assets (ROA), dan Return on Equity (ROE) memainkan peran penting dalam menentukan harga saham. Kinerja keuangan yang solid dan konsisten dapat meningkatkan kepercayaan investor dan mendorong permintaan saham. Sebaliknya, penurunan kinerja keuangan dapat menurunkan minat investor. Misalnya, meskipun BSSR mengalami penurunan pendapatan sebesar 20,71% pada tahun 2020, perusahaan berhasil meningkatkan laba bersih sebesar 0,17% melalui pengelolaan beban yang efektif.
- Kebijakan Dividen
Kebijakan pembagian dividen yang konsisten dan menarik dapat menjadi daya tarik bagi investor. BSSR di kenal rutin membagikan dividen kepada pemegang sahamnya. Pada tahun buku 2024, perusahaan mengumumkan dividen interim sebesar Rp154,39 per saham, yang mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada investor.
- Kondisi Ekonomi Makro dan Kebijakan Pemerintah
Faktor eksternal seperti pertumbuhan ekonomi, kebijakan energi, regulasi pertambangan, dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing dapat memengaruhi operasional dan profitabilitas BSSR.
- Sentimen Pasar dan Persepsi Investor
Persepsi investor terhadap prospek industri batubara dan kinerja BSSR secara khusus dapat memengaruhi permintaan dan penawaran saham di pasar. Berita positif seperti penemuan cadangan baru atau kontrak penjualan besar dapat meningkatkan minat beli, sementara berita negatif seperti penurunan harga komoditas atau isu lingkungan dapat menekan harga saham.
Prospek Industri Batubara Pada 2025 Di Proyeksikan Tetap Stabil
PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pemegang sahamnya dengan rencana pembagian dividen interim sebesar US$25 juta pada awal 2025, setara dengan Rp154,39 per saham. Keputusan ini di ambil berdasarkan kinerja keuangan perusahaan hingga 30 September 2024, di mana BSSR mencatat laba bersih sebesar US$111,24 juta dan saldo laba ditahan sebesar US$222,37 juta.
Meskipun target produksi batubara untuk 2024 ditetapkan sebesar 18 juta ton, lebih rendah di bandingkan realisasi produksi 21,5 juta ton pada 2023, perusahaan mempertimbangkan revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk meningkatkan target produksi. Hal ini mencerminkan fleksibilitas BSSR dalam menanggapi dinamika pasar dan permintaan.
Prospek Industri Batubara Pada 2025 Di Proyeksikan Tetap Stabil, di dukung oleh permintaan domestik dan ekspor yang tinggi untuk menjaga ketahanan energi. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) menyatakan bahwa kebutuhan batubara dalam negeri di perkirakan meningkat, dengan target Domestic Market Obligation (DMO) mencapai 229,3 juta ton pada 2025, naik dari 220 juta ton pada 2024.
Namun, tantangan seperti fluktuasi harga batubara global dan kebijakan energi yang berfokus pada transisi ke energi terbarukan dapat mempengaruhi kinerja perusahaan. Oleh karena itu, BSSR perlu terus memantau perkembangan pasar dan menyesuaikan strategi bisnisnya untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
Secara keseluruhan, dengan manajemen yang adaptif dan komitmen terhadap pemegang saham, masa depan BSSR pada 2025 tampak menjanjikan. Investor di sarankan untuk terus memantau kinerja operasional dan perkembangan industri guna membuat keputusan investasi yang tepat PT Baramulti Suksessarana.